Selasa, 06 September 2011

Bangkitkan Semangat Pra Piala Dunia 1986

Langkah Indonesia dihentikan Korea Selatan di babak kedua.

  

Jelang laga Indonesia melawan Bahrain, mantan striker tim nasional Indonesia Bambang Nurdiansyah teringat Pra Piala Dunia 1986. Saat itu tim Garuda meraih prestasi terbaik sepanjang sejarah mengikuti Pra Piala Dunia.

Indonesia memang pernah mengikuti turnamen sepakbola terbesar di dunia itu ketika Piala Dunia 1938, namun setelah itu tim Merah Putih selalu kesulitan tampil di Pra Piala Dunia. Torehan terbaik Indonesia adalah ketika Pra Piala Dunia 1986.

Saat itu Indonesia yang dilatih Sinyo Aliandoe hanya kurang dua langkah untuk berlaga di Meksiko. Sayang, langkah Indonesia dihentikan Korea Selatan di babak kedua setelah sebelumnya sukses menjadi juara Grup 3B Zona Asia.

Indonesia tergabung bersama India, Thailand dan Bangladesh di Grup 3B. Dari enam laga yang dimainkan di babak grup, tim Garuda sukses meraih empat kemenangan, satu kali imbang dan satu kali kalah. Satu-satunya kekalahan dirasakan Indonesia saat bertandang ke Bangladesh.

Sayang di babak kedua langkah Indonesia dihentikan Korea Selatan. Tim Merah Putih yang saat itu dihuni pemain seperti Bambang Nurdiansyah, Dede Sulaiman, Herry Kiswanto, Zulkarnaen Lubis hingga Ferryl Hattu itu menyerah 2-0 di leg pertama yang berlangsung di Seoul. Di leg kedua yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Indonesia tumbang 4-1.

Korea Selatan akhirnya lolos ke Piala Dunia 1986 setelah mengalahkan Jepang di babak ketiga. Satu tempat lainnya diraih Irak.

Bambang Nurdiansyah, yang menjadi andalan Indonesia di lini depan saat itu, mengaku bermain di Pra Piala Dunia adalah suatu kebanggaan. Mantan pemain yang akrab disapa Banur itu mengaku saat itu Indonesia tidak takut dengan tim manapun.

"Kami siap melawan Korea meski saat itu mereka tim yang lebih bagus. Meski gagal, kami mampu memberi perlawanan. Bermain di Pra Piala Dunia atmosfernya jauh berbeda, karena Piala Dunia adalah puncak dari sepakbola," tegas Banur kepada VIVAnews.com, Selasa 6 September 2011.

Banur berharap yunior-yuniornya bisa kembali mengharumkan nama bangsa ketika menghadapi Bahrain di laga kedua Putaran III Pra Piala Dunia di Stadion Utama Gelora Bung Karno malam nanti, Selasa 6 September 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar